Nikmatnya Ayam Setan dan Nasi Pelangi dalam Satu Sajian

Dari kata ayam setan kita sudah bisa bayangkan tentang sebuah kiasan makanan yang bermakna pedas. Kemudian disajikan dengan nasi pelangi yang warna-warni menjadikan sajian ini begitu unik. Daging yang pedas bersatu dalam sajian nasi pelangi yang berwarna ceria dan lembut.

Pada umumnya kita menjumpai nasi dengan warna putih, kuning dan merah tetapi di Angkringan Jentik ini kita bisa menyantap lauk dengan nasi pelangi yang berwarna-warni. Soal rasa tidak usah khawatir, warnanya yang unik tetap memiliki citra rasa yang unik juga. Unik bukan berarti aneh, beda dari yang lain tetapi tetap terjamin rasanya.

Ayam Setan

Makanan unik ini bisa kita temukan di daerah Selokan Mataram yang bernama Angkringan Jentik. Jentik dalam bahasa Jawa adalah jari yang paling kecil. Dalam bahasa Indonesia masyarakat biasa menyebutnya dengan kelingking. Jari paling kecil ini disimbolkan bahwa mereka memulai usaha dari nol atau paling kecil.

Filosofi yang kental dalam membangun konsep rumah makan dengan stall-stall dalam satu kompleks ini tersirat juga dari penggunakan warna pada logo maupun pada interiornya. Warna warni itu menggambarkan kehidupan, semangat yang membara, alam serta doa dan kesucian. Maka dari itu, desain interior rumah makan ini dipenuhi dengan kursi dan meja warna-warni yang dapat menambah kenyamanan dan semangat makan pengunjung.

Angkringan Jentik

Menu ayam setan disajikan dalam sebuah piring berupa sepotong ayam berbumbu pedas bertabur wijen di bagian atasnya yang siap membuat lidah kita panas. Ayam setan  memiliki berbagai level pedas, mulai dari level 1 hingga level 6. Tidak hanya sambal yang pedas, daging ayam setan juga dibumbui pedas sehingga pedasnya semakin menjadi-jadi. Kita juga bisa bayangkan semakin tambah level makan semakin tambah pedas.

Tidak ketinggalan dengan nasi warna-warni, nasi warna-warni yang unik ini dibuat dengan pewarna makanan yang alami sehingga kita tidak perlu khawatir dengan rasa nasi warna-warni. Suapan pertama akan membuat kita penasaran dengan rasanya karena terbayang dengan warna nasi yang kita santap. Setelah menguyah suapan pertama, rasanya seperti nasi liwet.

Menu ayam setan serta nasi pelangi ala Angkringan Jentik ini memang sangat dikenal sebagai menu khas. Menurut karyawan Angkringan Jentik, kebanyakan pengunjung memilih menu ayam pedas dan nasi pelangi sebagai santapan mereka. Pengunjung tertarik dengan nama unik ayam setan dan nasi pelangi sendiri.

Angkringan Jentik tidak hanya menyediakan makanan yang unik, angkringan ini juga cocok menjadi tempat rapat dan perkumpulan. Nama tempat memang angkringan, tetapi tempat makan ini tidak berbentuk seperti angkringan karena berbentuk rumah makan yang luas serta lapangan parkir yang luas. Berada di kawasan mahasiswa dan harga terjangkau sehingga tidak perlu berpikir panjang untuk segera datang ke rumah makan ini. Rumah makan ini buka dari jam 10.00 WIB sampai 24.00 WIB.

 

Reporter : Yemima

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google

You are commenting using your Google account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s